Peziarah Pengharapan: Revitalisasi Makna Panggilan Hidup Suster Senior Scmm Melalui Retret Teologis-Pastoral
Keywords:
Peziarah Pengharapan, Suster Senior, Hidup Bakti, Retret, Spiritualitas HarapanAbstract
Perjalanan panjang hidup bakti pada usia senior menghadirkan kekayaan pengalaman sekaligus tantangan berupa kelelahan spiritual, keterbatasan fisik, perubahan peran, pergulatan makna, dan kecemasan terhadap masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan merevitalisasi makna panggilan serta memperkuat spiritualitas harapan para suster senior SCMM melalui retret teologis-pastoral. Kegiatan dilaksanakan pada 20-24 September 2025 di Sukadono dengan Alfonsus Ara, Lic. S.Th. sebagai narasumber dan diikuti oleh 29 suster senior dan lansia. Metode kegiatan meliputi ceramah reflektif, pendalaman Kitab Suci, meditasi, adorasi, Sakramen Rekonsiliasi, sharing pengalaman iman, pendampingan spiritual, refleksi pribadi, dan perayaan Ekaristi. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa peserta memperoleh ruang aman untuk mengolah perjalanan panggilan, mengenali bentuk-bentuk fatamorgana spiritual, menerima keterbatasan secara lebih dewasa, memperkuat relasi dengan Allah, serta menemukan kembali peran mereka sebagai saksi kesetiaan dan sumber kebijaksanaan bagi komunitas. Retret juga meneguhkan pemahaman bahwa harapan Kristiani bukan optimisme yang mengabaikan penderitaan, melainkan daya rohani untuk tetap berjalan bersama Allah dalam situasi yang berubah. Surat tugas, daftar hadir, dan berita acara memperkuat validitas pelaksanaan. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan religius senior perlu bersifat berkelanjutan, personal, komunal, dan sensitif terhadap aspek spiritual, psikologis, serta pastoral.






