Internalisasi Ajaran Resmi Gereja Tentang Indulgensi Melalui Katekese Partisipatif Bagi Pengurus Gereja Rayon Pusat Paroki Santo Josef Pematangsiantar
Keywords:
Indulgensi, Katekese, Pertobatan, Pengurus Gereja, Pembinaan ImanAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menginternalisasikan ajaran resmi Gereja tentang indulgensi agar para pengurus Gereja Rayon Pusat Paroki Santo Josef Jalan Bali, Pematangsiantar, mampu membedakan pengampunan dosa dari penghapusan hukuman sementara akibat dosa, memahami syarat dan orientasi rohani indulgensi, serta menghubungkannya dengan pertobatan, doa, Ekaristi, dan amal kasih. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2025 di Aula Paroki Santo Josef Jalan Bali dengan Alfonsus Ara, Lic.S.Th. sebagai narasumber. Pendekatan yang digunakan bersifat teologis, edukatif, partisipatif, reflektif, dan pastoral melalui pemaparan materi, klarifikasi historis, tanya jawab, diskusi kasus, refleksi iman, dan penyusunan tindak lanjut katekese. Pelaksanaan diverifikasi melalui surat tugas, daftar hadir, berita acara, dan laporan akhir. Daftar hadir menunjukkan 16 peserta yang menandatangani bukti kehadiran. Hasil kegiatan pada tingkat proses memperlihatkan tersedianya ruang katekese yang sistematis untuk meluruskan pemahaman yang keliru, menempatkan indulgensi dalam kerangka rahmat dan pertobatan, serta memperkuat peran pengurus Gereja sebagai agen pembinaan iman. Laporan kegiatan menyebutkan adanya peningkatan pemahaman peserta, tetapi skor pre-test dan post-test tidak dilampirkan; karena itu, artikel ini membatasi analisis kuantitatif pada jumlah kehadiran dan menafsirkan dampak pembelajaran secara kualitatif berdasarkan kesesuaian tema, metode, partisipasi, dan dokumen pelaksanaan. Model internalisasi yang menghubungkan ajaran, dialog, refleksi, dan tindak lanjut dapat digunakan kembali dalam katekese umat dengan penyesuaian konteks.






