Program Jum'at Berkah melalui Pembagian Makanan bagi Tukang Becak dan Pedagang Kaki Lima di Desa Klampis Ngasem, Surabaya
Keywords:
Pekerja Sektor Informal, Bantuan Makanan, Participatory Action Research, Solidaritas Sosial, Program Jum'at BerkahAbstract
Program Jum'at Berkah merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memberikan bantuan makanan kepada pekerja sektor informal, khususnya tukang becak dan pedagang kaki lima di Desa Klampis Ngasem, Surabaya. Kelompok ini menghadapi ketidakpastian pendapatan harian, keterbatasan akses perlindungan sosial, serta kerentanan ekonomi yang tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan April 2025 dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan observasi partisipatif, perencanaan aksi, pelaksanaan distribusi makanan, serta refleksi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, catatan lapangan, dan dokumentasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program berjalan efektif dan tepat sasaran, dengan respons positif dari penerima manfaat berupa antusiasme dan rasa syukur. Dampak yang dicapai meliputi pengurangan beban pengeluaran konsumsi harian, peningkatan rasa diperhatikan dan semangat kerja, serta penguatan solidaritas sosial di lingkungan masyarakat. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan jumlah paket makanan, luasnya jangkauan sasaran, serta kebutuhan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, Program Jum'at Berkah terbukti menjadi intervensi sosial skala komunitas yang efektif dalam jangka pendek, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial berbasis kearifan lokal.






