https://journals.joninstitute.org/index.php/Jose/issue/feedJournal of Science Education (Jo-SE)2026-06-03T12:36:09+00:00Jonhariono Sihotangjonharyono25@gmail.comOpen Journal Systems<p>Journal of Science Education (Jo-SE) is a peer-reviewed, open access journal dedicated to the advancement of research and best practices in science education. Jo-SE publishes high-quality articles covering various aspects of teaching and learning in science, including curriculum development, instructional strategies, assessment, educational technology, and teacher professional development.</p> <p>Our mission is to support educators, researchers, and policy makers in improving science education at all levels, from elementary school to higher education. We encourage interdisciplinary research and innovative approaches that contribute to improving scientific literacy and engagement among learners.</p> <p>Jo-SE follows a rigorous peer review process to ensure the publication of impactful and credible research. The journal is published three times a year and is indexed in recognized Indexing.</p>https://journals.joninstitute.org/index.php/Jose/article/view/117Politik Pendidikan Islam Nusantara Pada Masa Kolonial2026-06-03T12:36:09+00:00Hotnida Siregarhotnidasrg01@gmail.comWardahwardahnasution20@gmail.comAbdusima Nasutionnasutionabdus117@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji politik pendidikan Islam Nusantara pada masa kolonial serta dampaknya terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam pada masa kolonial menjadi salah satu sarana penting dalam mempertahankan identitas keagamaan, budaya, dan semangat perlawanan masyarakat terhadap dominasi pemerintah kolonial. Kebijakan pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda cenderung bersifat diskriminatif, dengan memberikan akses pendidikan modern yang terbatas kepada masyarakat pribumi, sementara lembaga pendidikan Islam seperti pesantren, surau, dan madrasah berada di luar sistem pendidikan resmi kolonial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis. Data diperoleh dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, dokumen sejarah, dan hasil penelitian yang relevan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan, reduksi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan terhadap berbagai sumber yang berkaitan dengan politik pendidikan Islam pada masa kolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik pendidikan kolonial Belanda bertujuan untuk mendukung kepentingan pemerintahan kolonial melalui kontrol terhadap sistem pendidikan dan pembentukan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan kolonial. Di sisi lain, pendidikan Islam berkembang secara mandiri melalui pesantren dan madrasah yang berfungsi tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, pelestarian budaya Islam, dan pergerakan sosial masyarakat. Kebijakan kolonial yang membatasi perkembangan pendidikan Islam justru mendorong munculnya berbagai pembaruan pendidikan Islam yang dipelopori oleh ulama dan organisasi Islam. Oleh karena itu, pendidikan Islam Nusantara pada masa kolonial memiliki peran strategis dalam menjaga identitas keislaman dan menumbuhkan kesadaran kebangsaan yang kemudian berkontribusi terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.</p>2026-05-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Hotnida Siregar, Wardah, Abdusima Nasution