Midwifery Care for Infants with Cough and Cold (BAPIL) Massage Intervention at the Suriani, S.Keb., Bd., Midwifery Clinic in Tanjung Beringin in 2026
Keywords:
Bapil, Coughs and Colds, Massage for Coughs and Colds, Midwifery CareAbstract
Cough and cold (BAPIL) is one of the most common health conditions in infants and can cause discomfort, sleep disturbances, and a decreased appetite for breastfeeding. One nonpharmacological approach that can be used to help reduce the symptoms of cough and cold is the cough and cold massage intervention. This case study aims to provide midwifery care for infants using a cold and cough massage intervention (BAPIL) at the Suriani S. Keb.Bd Midwifery Clinic in Tanjung Beringin in 2026, employing Varney’s seven-step midwifery management approach. The method used was a descriptive method with a case study approach involving a 3-month-old infant with a cough and runny nose. Data collection was conducted through medical history, observation, physical examination, documentation, and a literature review. Midwifery care was provided over four days through four visits, including a cough-and-runny-nose massage intervention and education for the mother on infant care. The evaluation results showed that after receiving care, the infant was no longer fussy, no longer had a cough or runny nose, had improved sleep quality, was breastfeeding adequately, and appeared more cheerful. Massage interventions for coughs and colds have a positive effect on infants’ health, thereby helping to achieve the goals of midwifery care. Parents are encouraged to monitor their infants’ health more actively, maintain a clean environment, meet their nutritional needs—especially through breastfeeding—and take their infants to a health facility immediately if any warning signs are detected.
References
Anggraini. (2023). Prevalensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di dunia. Jurnal Kesehatan Anak, 12(2), 45–52.
Ariani, D., & Wahyuni, S. (2021). Gambaran kejadian batuk pilek (common cold) pada bayi dan balita. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 5(1), 22–29.
Astriyanto, D. (2020). Penatalaksanaan Batuk Pilek pada Anak dan Balita. Yogyakarta: Nuha Medika.
Baidah, N. (2024). Terapi pijat batuk pilek sebagai upaya nonfarmakologis pada bayi dan balita. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 15(1), 45–53.
Baihaqi, M. (2022). Batuk Pilek dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak. Bandung: Media Sains Indonesia.
Barus, R. (2024). Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada bayi. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 14(1), 33–40.
Blencowe, H., et al. (2019). National, Regional, and Worldwide Estimates of Preterm Birth. The Lancet Global Health, 7(1), 37–46.
Bowlby, J. (1988). A Secure Base: Parent-Child Attachment and Healthy Human Development. New York: Basic Books.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Kesehatan Bayi dan Balita. Jakarta: Depkes RI.
Dewi, R. (2018). Pengaruh pijat bayi terhadap hormon relaksasi dan kualitas tidur bayi. Jurnal Keperawatan Anak, 6(2), 78–85.
Elly Yulianti, & Juli Selvi Yanti. (2021). Efektivitas pijat batuk pilek terhadap pengeluaran lendir dan kenyamanan bayi. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2), 85–93.
Fatonah, S., & Agustina, R. (2018). Teknik akupresur dalam penanganan batuk pilek pada anak. Jurnal Terapi Komplementer Indonesia, 4(1), 21–28.
Ferisya, N., & Tosepu, R. (2024). Infeksi saluran pernapasan akut sebagai penyebab mortalitas balita di dunia. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 8(1), 15–23.
Field, T. (2021). Infant Massage Therapy Research Review. Children, 8(2), 78–89.
Galenia, R. (2022). Panduan Praktis Pijat Bayi Sesuai Tahapan Usia. Jakarta: EGC.
Gürol, A., & Polat, S. (2016). The Effects of Baby Massage on Attachment Between Mother and Their Infants. Asian Nursing Research, 6(1), 35–41.
Handayani, S. (2022). Manajemen Asuhan Kebidanan Berbasis Evidence Based. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2023). Pedoman Pelayanan Kesehatan Anak. Jakarta: IDAI.
Juwita, S., & Jayanti, D. (2019). Manfaat pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 112–119.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian ISPA. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Penatalaksanaan ISPA dan Terapi Komplementer pada Bayi dan Balita. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Data prevalensi ISPA pada balita di Indonesia tahun 2024. Jakarta: Kemenkes RI.
Kurniawati, D. (2020). Patofisiologi dan Komplikasi Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak. Surabaya: Airlangga University Press.
Lestari, D., & Alfitri, N. (2025). Pengaruh pijat Bapil terhadap kualitas tidur dan relaksasi bayi. Jurnal Keperawatan Anak, 14(1), 33–41.
Maulana, R. (2021). Pola Penularan Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 77–84.
Medise, B. E. (2020). Pentingnya pijat bayi untuk tumbuh kembang dan bonding orang tua. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Mindell, J. A., & Owens, J. A. (2020). A Clinical Guide to Pediatric Sleep: Diagnosis and Management of Sleep Problems (3rd ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.
Moersintowarti, B. N. (2021). Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Jakarta: Sagung Seto.
Nurhalimah, S. (2024). Efektivitas pijat bayi dalam meningkatkan kesehatan dan kenyamanan bayi. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 13(1), 55–63.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2020). Fundamentals of Nursing (10th ed.). St. Louis: Elsevier.
Prasetyono, D. S. (2017). Buku Pintar Pijat Bayi. Yogyakarta: Diva Press.
Putri, A. (2024). Pijat batuk pilek sebagai terapi nonfarmakologis pada bayi dengan gangguan jalan napas. Jurnal Keperawatan Komunitas, 9(1), 30–38.
Sagita, N., dkk. (2021). Pengaruh pijat batuk pilek terhadap ketidakefektifan bersihan jalan napas pada bayi. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(3), 88–96.
Sari, M. (2020). Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 13(1), 15–23.
Sulaiman. (2020). Pengaruh kondisi lingkungan rumah terhadap kejadian ISPA pada balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(3), 101–109.
Sutarno, A., & Liana, R. (2020). Faktor lingkungan dan kejadian ISPA pada bayi dan balita di Sumatera Utara. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 88–95.
Tang, M., dkk. (2018). Infant massage and sleep quality improvement in babies. International Journal of Pediatric Nursing, 5(2), 40–47.
United Nations Children's Fund. (2020). Diarrhoea Prevention and Treatment. New York: UNICEF.
Walyani, E. S., & Purwoastuti, E. (2021). Asuhan Kebidanan dan Konsep Manajemen Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Wong, D. L. (2022). Pediatric Nursing Care. St. Louis: Mosby Elsevier.
World Health Organization. (2020). Acute respiratory infections in children. Geneva: WHO.
Yanti, E. (2022). Efektivitas pijat batuk pilek terhadap perbaikan gejala batuk pilek pada bayi. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 10(1), 15–22.
Yulianti, R. (2021). Pengaruh pijat batuk pilek sore hari terhadap penurunan gejala batuk pada bayi. Jurnal Ilmu Kebidanan, 7(2), 66–73.
Yulizawati. (2021). Manajemen Asuhan Kebidanan dengan Pendekatan Tujuh Langkah Varney. Padang: Andalas University Press.
Yunita, S. (2022). Penularan ISPA pada Anak dan Upaya Pencegahannya. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(3), 120–128.
Zulfa Novia Yanti. (2022). Penerapan pijat batuk pilek pada bayi dengan gangguan bersihan jalan napas. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, 9(3), 55–63.






