Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi dan Perbaikan Manajemen Risiko TI Menggunakan Framework Cobit 5 dengan Penentuan Prioritas berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: Politeknik MBP Medan)
DOI:
https://doi.org/10.35335/jmi.v12i2.122Keywords:
Tata kelola TI, Manajemen risiko TI, COBIT 5, EDM03, APO12, Analytical Hierarchy ProcessAbstract
Penerapan teknologi informasi (TI) di lingkungan perguruan tinggi menjadi faktor kunci dalam mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Politeknik MBP Medan sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di Sumatera Utara telah mengimplementasikan berbagai sistem TI untuk menunjang kegiatan akademik dan administratif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi tingkat kapabilitas manajemen risiko TI pada proses EDM03 dan APO12 menggunakan framework COBIT 5; (2) mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara kondisi aktual dan target; (3) menentukan urutan prioritas rekomendasi perbaikan menggunakan metode AHP. Metodologi yang digunakan adalah Process Assessment Model (PAM) COBIT 5 melalui wawancara, kuesioner, dan observasi terhadap 15 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kapabilitas EDM03 berada pada Level 1 (Performed Process) dengan skor 1,55, dan APO12 pada Level 1 dengan skor 1,40, masih jauh dari target Level 3. Analisis gap mengidentifikasi 8 risiko utama. Berdasarkan pembobotan AHP terhadap 5 kriteria (dampak risiko, biaya implementasi, kesiapan SDM, urgensi waktu, dan dukungan manajemen), diperoleh urutan prioritas perbaikan: (1) Pembentukan tim manajemen risiko TI, (2) Penyusunan kebijakan dan SOP, (3) Pengembangan Disaster Recovery Plan, (4) Pembuatan risk register, (5) Peningkatan kompetensi SDM. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi perbaikan yang terukur dan terprioritaskan bagi pengelola TI di lingkungan perguruan tinggi.
References
Cranford, S. W. (2020). Seven seconds or less: Buzzwordy titles in the era of MOFs and Tinder. Matter, 3(4), 965–967. https://doi.org/10.1016/j.matt.2020.08.033
Cronje, J. C. (2020). Designing questions for research design and design research in e learning. Electronic Journal of E-Learning, 18(1), 13–24. https://doi.org/10.34190/EJEL.20.18.1.002
Faizal, F. (2021). Perancangan tata kelola teknologi informasi di Politeknik Lamandau menggunakan framework COBIT 5. Jurnal Informatika Polinema, 8(1), 1–8. https://doi.org/10.33795/jip.v8i1.610
Fradinata, M. R., Putra, I. G. J. E., & Wijaya, I. N. Y. A. (2021). Evaluasi tata kelola TI menggunakan framework COBIT 5 studi kasus STMIK Primakara. KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika), 10(1), 68–77. https://doi.org/10.23887/karmapati.v10i1.31993
Fryer, L. K., & Dinsmore, D. L. (2020). The promise and pitfalls of self-report: Development, research design and analysis issues, and multiple methods. Frontline Learning Research, 8(3), 1–9. https://doi.org/10.14786/FLR.V8I3.623
Grieshaber, S. (2020). Equity and research design. In Doing early childhood research (pp. 177–191). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003115403-12
ISACA. (2012a). COBIT 5: A business framework for the governance and management of enterprise IT. ISACA.
ISACA. (2012b). COBIT 5: Enabling processes. ISACA.
Martin, K. (2022). Pengukuran capability level dan gap analysis tata kelola teknologi informasi pada PT ABC menggunakan framework COBIT 5 [Skripsi]. Universitas Multimedia Nusantara.
Prasetyo, B., Qomariah, L., & Retnani, W. E. Y. (2023). Risk management using COBIT 5 for risk: A case study on local government in Indonesia. Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control, 8(1), 435–444. https://doi.org/10.22219/kinetik.v8i1.1585
Saragih, M., & Novimariono, N. (2020). An experimental study of the effectiveness PEOW model through applying quartet card in teaching English writing. Indonesian Journal of Education, Social Sciences and Research (IJESSR), 1(1), 32–40. https://doi.org/10.30596/ijessr.v1i1.4880
Shu, K., Mahudeswaran, D., Wang, S., Lee, D., & Liu, H. (2020). Fakenewsnet: A data repository with news content, social context, and spatiotemporal information for studying fake news on social media. Big Data, 8(3), 171–188. https://doi.org/10.1089/big.2020.0062
Stewart, E. (2021). Detecting fake news: Two problems for content moderation. Philosophy & Technology, 34(4), 923–940. https://doi.org/10.1007/s13347-021-00442-x
van der Giesen, C., Cucurachi, S., Guinée, J., Kramer, G. J., & Tukker, A. (2020). A critical view on the current application of LCA for new technologies and recommendations for improved practice. Journal of Cleaner Production, 259, 120904. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.120904
Weill, P., & Ross, J. W. (2004). IT governance: How top performers manage IT decision rights for superior results. Harvard Business School Press.
Yunis, R., & Elly, E. (2021). Penilaian kapabilitas tata kelola TI perguruan tinggi dengan framework COBIT 5 dan ITIL V3. JSM (Jurnal SIFO Mikroskil), 22(1). https://doi.org/10.55601/jsm.v22i1.778
Zainal, A., & Rahayu, S. (2020). Penerapan COBIT 5 untuk evaluasi tata kelola TI di lingkungan kampus. Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, 9(4), 351–358. https://doi.org/10.22146/jnteti.v9i4.1234





