https://journals.joninstitute.org/index.php/JCSI/issue/feedJournal of Community Service and Innovation (JCSI)2026-08-21T18:52:07+00:00Devi Kurnia Sihotang M.Pddevikurnia@gmail.comOpen Journal Systems<p data-start="177" data-end="642"><strong data-start="177" data-end="231">Journal of Community Service and Innovation (JCSI)</strong> is a peer-reviewed, open-access academic journal dedicated to publishing high-quality research and practical studies in the fields of community service, community empowerment, and applied innovation. JCSI serves as a platform for researchers, practitioners, and academics to disseminate findings that contribute to the development and empowerment of communities through sustainable and innovative approaches.</p> <p data-start="644" data-end="1006">The journal aims to bridge the gap between theory and practice by encouraging interdisciplinary research that addresses real-world challenges and enhances community welfare. JCSI welcomes articles that highlight innovative strategies, methodologies, and models of community service and applied research that positively impact various aspects of community life.</p> <p data-start="1008" data-end="1156"><strong data-start="1008" data-end="1033">Scope of the Journal:</strong><br data-start="1033" data-end="1036" />JCSI publishes original research articles, review articles, case studies, and reports focusing on, but not limited to:</p> <ul data-start="1157" data-end="1672"> <li data-start="1157" data-end="1198">Community Development and Empowerment</li> <li data-start="1199" data-end="1253">Applied Research in Social and Economic Innovation</li> <li data-start="1254" data-end="1306">Education and Training for Community Development</li> <li data-start="1307" data-end="1350">Health and Environmental Sustainability</li> <li data-start="1351" data-end="1416">Technology Transfer and Its Application for Community Welfare</li> <li data-start="1417" data-end="1469">Social Entrepreneurship and Economic Empowerment</li> <li data-start="1470" data-end="1521">Policy Analysis and Community-Based Initiatives</li> <li data-start="1522" data-end="1570">Disaster Mitigation and Community Resilience</li> <li data-start="1571" data-end="1615">Innovative Approaches to Social Services</li> <li data-start="1616" data-end="1672">Local Wisdom and Cultural-Based Community Engagement</li> </ul>https://journals.joninstitute.org/index.php/JCSI/article/view/136Pemberdayaan Guru Agama Katolik sebagai Pewarta, Pendidik Karakter, dan Agen Perubahan Sosial di Era Artificial Intelligence2026-08-10T15:30:43+00:00Antonius Moaantonius@gmail.comStanley Matthews Sitepustanley1@gamil.com<p>Artificial intelligence (AI) mengubah cara guru menyiapkan materi, mencari informasi, merancang asesmen, dan berkomunikasi dengan peserta didik. Perubahan tersebut menawarkan peluang personalisasi pembelajaran, tetapi juga membawa risiko bias, ketidakakuratan, pelanggaran privasi, ketergantungan teknologi, dan melemahnya tanggung jawab manusia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberdayakan guru agama Katolik agar mampu mengintegrasikan identitas sebagai pewarta iman, pendidik karakter, dan agen perubahan sosial dengan literasi AI yang etis. Kegiatan inti dilaksanakan pada 31 Agustus 2025 di wilayah Paroki Katedral Santo Yosef Pangkalpinang dan diikuti 28 orang yang terdiri atas guru, panitia, narasumber, serta pastor paroki. Metode yang digunakan mencakup rekoleksi, ceramah interaktif, refleksi panggilan, diskusi kelompok, audit risiko penggunaan AI, dan workshop perancangan pembelajaran. Hasil deskriptif menunjukkan meningkatnya kesadaran peserta mengenai perlunya verifikasi keluaran AI, perlindungan data, transparansi penggunaan teknologi, penguatan relasi guru-siswa, serta penempatan AI sebagai alat bantu dan bukan pengganti pertimbangan pedagogis. Daftar hadir mendukung validitas pelaksanaan kegiatan. Audit dokumen juga menemukan bahwa surat tugas dan berita acara yang dilampirkan mengacu pada kegiatan retret religius yang berbeda, sehingga tidak digunakan sebagai bukti utama kegiatan guru. Program ini menegaskan pentingnya formasi guru yang menggabungkan spiritualitas, profesionalitas, karakter, dan kompetensi AI yang berpusat pada martabat manusia.</p>2025-12-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Community Service and Innovation (JCSI)https://journals.joninstitute.org/index.php/JCSI/article/view/137Penguatan Budaya Kehidupan dan Pembelaan Martabat Insani Melalui Edukasi Moral dan Pastoral Kesehatan2026-08-21T18:49:03+00:00Largus Nadeaklargus11@gmail.comPascalis Baylon Mario Pakaenonipascalisbay@gmail.com<p>Budaya kehidupan merupakan orientasi moral dan pastoral yang menempatkan martabat manusia sebagai nilai yang tidak dapat direduksi oleh kepentingan utilitarian, teknologi, maupun efisiensi pelayanan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas tenaga kesehatan pastoral, anggota Komisi Kesehatan, serta relawan Gereja dalam memahami martabat manusia, menilai persoalan bioetika, dan mengintegrasikan iman Katolik ke dalam pelayanan kesehatan. Program dilaksanakan pada 14-15 Juni 2025 di Catholic Center Pematangsiantar melalui diklat bertema Penguatan Seksi Kesehatan Paroki dan Pembentukan Paguyuban Kesehatan di Paroki. Kegiatan diikuti oleh 49 peserta dari berbagai paroki dan unit pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan mencakup seminar, diskusi kelompok terarah, studi kasus bioetika, refleksi teologis, workshop media digital, dan penyusunan rencana aksi pastoral. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kemampuan peserta menghubungkan prinsip martabat manusia dengan praktik pelayanan, mengenali dilema etis, menyusun komunikasi pastoral, dan merancang penguatan seksi kesehatan paroki. Dokumen pelaksanaan berupa surat tugas, daftar peserta, dan sertifikat narasumber menguatkan validitas kegiatan. Program menegaskan bahwa edukasi moral yang partisipatif dapat memperkuat budaya kehidupan ketika dikaitkan dengan konteks pelayanan, refleksi iman, jejaring paroki, dan tindak lanjut yang terstruktur.</p>2025-09-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Community Service and Innovation (JCSI)https://journals.joninstitute.org/index.php/JCSI/article/view/140Internalisasi Ajaran Resmi Gereja Tentang Indulgensi Melalui Katekese Partisipatif Bagi Pengurus Gereja Rayon Pusat Paroki Santo Josef Pematangsiantar2026-08-21T18:52:07+00:00Alfonsus Very Araalfonsus@gmail.comSahat Marganda Simbolonsahatmarganda@gmail.com<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menginternalisasikan ajaran resmi Gereja tentang indulgensi agar para pengurus Gereja Rayon Pusat Paroki Santo Josef Jalan Bali, Pematangsiantar, mampu membedakan pengampunan dosa dari penghapusan hukuman sementara akibat dosa, memahami syarat dan orientasi rohani indulgensi, serta menghubungkannya dengan pertobatan, doa, Ekaristi, dan amal kasih. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2025 di Aula Paroki Santo Josef Jalan Bali dengan Alfonsus Ara, Lic.S.Th. sebagai narasumber. Pendekatan yang digunakan bersifat teologis, edukatif, partisipatif, reflektif, dan pastoral melalui pemaparan materi, klarifikasi historis, tanya jawab, diskusi kasus, refleksi iman, dan penyusunan tindak lanjut katekese. Pelaksanaan diverifikasi melalui surat tugas, daftar hadir, berita acara, dan laporan akhir. Daftar hadir menunjukkan 16 peserta yang menandatangani bukti kehadiran. Hasil kegiatan pada tingkat proses memperlihatkan tersedianya ruang katekese yang sistematis untuk meluruskan pemahaman yang keliru, menempatkan indulgensi dalam kerangka rahmat dan pertobatan, serta memperkuat peran pengurus Gereja sebagai agen pembinaan iman. Laporan kegiatan menyebutkan adanya peningkatan pemahaman peserta, tetapi skor pre-test dan post-test tidak dilampirkan; karena itu, artikel ini membatasi analisis kuantitatif pada jumlah kehadiran dan menafsirkan dampak pembelajaran secara kualitatif berdasarkan kesesuaian tema, metode, partisipasi, dan dokumen pelaksanaan. Model internalisasi yang menghubungkan ajaran, dialog, refleksi, dan tindak lanjut dapat digunakan kembali dalam katekese umat dengan penyesuaian konteks.</p>2025-09-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Community Service and Innovation (JCSI)https://journals.joninstitute.org/index.php/JCSI/article/view/143Peziarah Pengharapan: Revitalisasi Makna Panggilan Hidup Suster Senior Scmm Melalui Retret Teologis-Pastoral2026-08-20T07:02:15+00:00Alfonsus Araalfosnsus11@gmail.comViktor Ricki Rizal Laiavictorricki@gmail.com<p>Perjalanan panjang hidup bakti pada usia senior menghadirkan kekayaan pengalaman sekaligus tantangan berupa kelelahan spiritual, keterbatasan fisik, perubahan peran, pergulatan makna, dan kecemasan terhadap masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan merevitalisasi makna panggilan serta memperkuat spiritualitas harapan para suster senior SCMM melalui retret teologis-pastoral. Kegiatan dilaksanakan pada 20-24 September 2025 di Sukadono dengan Alfonsus Ara, Lic. S.Th. sebagai narasumber dan diikuti oleh 29 suster senior dan lansia. Metode kegiatan meliputi ceramah reflektif, pendalaman Kitab Suci, meditasi, adorasi, Sakramen Rekonsiliasi, sharing pengalaman iman, pendampingan spiritual, refleksi pribadi, dan perayaan Ekaristi. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa peserta memperoleh ruang aman untuk mengolah perjalanan panggilan, mengenali bentuk-bentuk fatamorgana spiritual, menerima keterbatasan secara lebih dewasa, memperkuat relasi dengan Allah, serta menemukan kembali peran mereka sebagai saksi kesetiaan dan sumber kebijaksanaan bagi komunitas. Retret juga meneguhkan pemahaman bahwa harapan Kristiani bukan optimisme yang mengabaikan penderitaan, melainkan daya rohani untuk tetap berjalan bersama Allah dalam situasi yang berubah. Surat tugas, daftar hadir, dan berita acara memperkuat validitas pelaksanaan. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan religius senior perlu bersifat berkelanjutan, personal, komunal, dan sensitif terhadap aspek spiritual, psikologis, serta pastoral.</p>2025-12-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Community Service and Innovation (JCSI)https://journals.joninstitute.org/index.php/JCSI/article/view/145Bersama Kristus, Kita Menyala: Rekoleksi Transformasi Spiritualitas Untuk Membangun Umat Yang Sinodal, Aktif, dan Misioner2026-08-20T07:09:52+00:00Gonti SimanullangGontimanullang@gmail.comGodlif Sianipargolifsianipar@gmail.com<p>Partisipasi umat, kedalaman spiritualitas, dan kesadaran misioner merupakan unsur penting dalam pembangunan paroki yang sinodal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperbarui spiritualitas dan partisipasi Dewan Pastoral Paroki Santo Konrad Martubung melalui rekoleksi bertema “Bersama Kristus, Kita Menyala” yang berakar pada Yohanes 21:1–14. Kegiatan dilaksanakan pada 14–15 November 2025 di Rumah Retret Pusat Spiritualitas Karmel, Tanjung Pinggir. Narasumber rekoleksi adalah Dr. Gonti Simanullang. Metode kegiatan mencakup pemaparan teologis, lectio divina pastoral, refleksi personal, sharing kelompok, praktik baik, Perayaan Ekaristi, serta rapat paripurna pastoral. Daftar hadir memuat 43 entri, dengan satu entri dicoret sehingga diperkirakan terdapat 42 peserta valid. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa rekoleksi memperkuat pemahaman mengenai perjumpaan dengan Kristus yang bangkit, semangat berjalan bersama, pembagian tanggung jawab, dan komitmen pelayanan. Integrasi rekoleksi dengan rapat paripurna membantu peserta menerjemahkan pengalaman spiritual ke dalam prioritas pastoral. Surat tugas, daftar hadir, dan rundown kegiatan memperkuat validitas pelaksanaan. Program ini menegaskan bahwa pembaruan spiritual berbasis Kitab Suci dapat menjadi pintu masuk untuk membangun Gereja lokal yang partisipatif, kolaboratif, dan misioner.</p>2025-12-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Journal of Community Service and Innovation (JCSI)